hey lihatlah...
kini dia kesepian, tapi...
begitu sibuk...
adakah waktu buat dia tuk sendiri ?
beri dia waktu, tuk memunguti kepercayaan yang telah lama tercecer
sungguh sulit...
tapi tetap saja, gigih bersenandung..
stop.. stop...
teriak hatinya, lagi
tidak, kamu... diamlah !, kata dia yang lain.
Wednesday
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.

0 komentar:
Post a Comment