"... jika suatu hari kau temukan cinta, jangan kau terima sebelum kau tersiksa dan terlunta lunta olehnya."
kenapa ?
"karena itu jalannya."
haruskah dengan derita baru bisa menemukan cinta ?
"... setidaknya, begitulah aku pernah mengalaminya.
dalam lembur penantian yang tersia-sia, dalam gelisah yang menguras logika, dan belitan asa yang menciumi puncak pengharapan membabi buta."
dan akhirnya ?
"... tak juga kutemukan cinta."
kurang dalamkah kau tersiksa atau... ?
"... sepertinya. penantian, gelisah, dan gunungan asa yang kualamatkan untuk satu nama, ternyata masih menyisakan pamrih dalam alurnya. aku berharap ia membalas cintaku. itu pamrihku, padahal, itu tak semestinya kulakukan. cinta semestinya kubangun tanpa syarat, tanpa imbalan apa-apa.
lalu, untuk apa kau tetap menanti ?
"... karena setidaknya, bisa mencintainya meski tak berbalas, itu adalah sebuah anugerah tak terhingga. bisa mencintainya saja, telah cukup buatku."
#ME
Sunday
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.

0 komentar:
Post a Comment