Tuesday

H - 31 (Message)

sayang...
apa kabar kamu ?

sebenarnya saat ini aku sedang kuliah. tapi entah kenapa, tiba-tiba, aku teringat padamu.
hujan deras, angin kencang, menambah kecepatan debar jantungku.
ingin sekali aku bertanya, apa kamu baik-baik saja ?, gmn samaptamu, beratkah ?, apa kamu bisa tidur nyenyak ? udah makan ? ah... banyak pertanyaan dalam otakku buatmu.

tanpa sengaja kulirik tasku yang sedikit terbuka, ku lihat HP mu disana. semua... menambah keresahanku.
hari ini, saat ini, detik ini, aku menyadari...
tak ada gunanya semua kepunyaanmu disisiku, tapi, kau tak ada disini.
nglantur...
aku semakin tidak konsen dengan kuliahku....
mataku memang menatap layar, mengarah pula pada penjelasan dosen, tetapi hati dan pikiranku?, menghilang entah kemana...

sekali lagi, aku menengok kebelakang...
hujan serta angin masih saja menghiasi dan sangat jelas kedahsyatannya karena saat ini aku berada di lantai 3.
huhft, aku ingin sekali meminta pada hujan, sahabat kita, supaya kali ini dia masih bersahabat, minimal untukmu. aku masih ingat, kamu belum sembuh benar. sekarang, gimana kondisimu ? apa kamu masih tersenyum ?

-------------------------------------------------------------------------------------

selasa, masih seperti biasa, aku kuliah sampai sore.
tetapi hari ini dosenku baik. mungkin, dari tadi dia tahu apa yang aku pikir dan rasakan. beliau menatap tajam, aku mendekati dan akhirnya, kami semua bisa pulang lebih cepat.

hujan, masih saja mengguyur. tapi, aku yakin dia masih temanku, teman kita.

aku, maafkan aku sayang...
aku tidak bisa menjaga amanahmu, aku telah membuat kesalahan.
apa kamu akan marah bila aku cerita yang sesungguhnya ? semoga saja tidak.

maaf, aku tidak tahu kalau tidak perlu mematikan HP sewaktu ngecharge. dengan kebiasaanku, aku juga melakukan hal yang sama pada HPmu. tetapi ternyata aku salah, perlu PIN untuk membukanya.
sekali lagi maaf, aku sok tahu dan mencoba beberapa no. mulai dari 1234, 12345678, dan angka g penting lain. dan akhirnya ? SIM card mu ke blokir.

hari ini, di tengah hujan deras, aku mencoba menerobos. melewati setiap jengkal jalan yang mungkin pernah kita lewati bersama. dalam kondisi yang sama, aku kedinginan. maaf juga, karena aku tak menghiraukan pesanmu pagi itu. aku lebih suka hujan-hujanan.

sesampai galeri, aku mendapati masalah. aku tak bisa melakukan apa-apa untuk SIM card mu. aku butuh ktp mu.
ah... aku harus apa?
doakan, aku uda menyiapkan satu jurus tuk menakhlukkan costumer service representative indosat. semoga besok berhasil. aamiin :)

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;

masih tentang aku dan hujan hari ini,
aku melanjutkan aktivitas. pergi, berkunjung ke rumah anak didik.
belum waktunya sih,,, tapi aku ingin menikmati perjalanan ditengah hujan yang masih bertahan.

entah apa yang aku pikirkan, tapi saat itu aku merasa selama ini terlalu egois. aku merasa, akulah yang paling hebat dalam kisah ini. aku yang paling mengerti, aku yang paling tahu, aku yang paling segalanya.
ternyata ????? , aku pengecut, aku penakut...

hari ini, aku belajar satu hal darimu...
dan sebisa mungkin aku akan membuktikan kata-kataku yang dengan seenaknya sering terucap, padahal itu sangat berat.
sekarang, aku lebih tahu dan mengerti bagaimana jalan pikirmu.
maaf... sebelumnya aku terlalu sok tahu...

semoga, Tuhan Kita selalu melindungi... :)
Powered by Blogger.
© Secret Letter | Powered by Blogger | Happy Day Template designed by BlogSpot Design - Ngetik Dot Com