Thursday

Buatmu,

sulit aku memikirkan bagaimana harus memulai menuliskan semua ini.
semua kata, yang mungkin akan menjadi indah bila kau baca.

sudahlah...
terlalu membuang waktu.
akan ku tulis saja, apa adanya.
---------------------------------------------------------------------

benar, aku menyukaimu.
sebatas suka, awalnya.
tetapi kini aku mulai merasa menyayangimu,

andai saja kau tahu
sekarang aku menjadi takut kehilanganmu.

munafik, bila aku tidak merasakannya.
tetapi lebih munafik kalau aku menipu diriku sendiri.
dan menganggap semua biasa.

satu yang paling membuatku enggan menyukai siapapun, selama ini
kamu ataupun dia akan berpaling, demi dia yang lain

absurd, tetapi inilah adanya.
jujur, aku tak ingin itu terulang...
aku tidak mau lagi berada di dalam ruang gelap, sesak tanpa udara itu, sendirian


0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.
© Secret Letter | Powered by Blogger | Happy Day Template designed by BlogSpot Design - Ngetik Dot Com