Selamat pagi kuucapkan dari hati yang entah mengapa mendadak terasa
hampa. Bukan sebab kesendirian yang mendera, tapi mungkin karena rindu
yang enggan terkata. Rindu diam-diam yang sengaja kusimpan untuk
diledakkan saat waktunya tiba. Saat aku memeluk tubumu, saat aku bahagia di sampingmu. Waktu itu akan
selalu tiba di saat yang seharusnya. Sebab pertemuan telah ada yang
mengaturnya.
30 hari melewati waktu tanpamu,
semoga tak terulang (lagi)
Untuk mu, aku persembahkan kado
terindah berupa tinta cinta. Tidak usah membacanya. Sebab, tanpa membaca
pun kau selalu tahu isi hatiku.
Thursday
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.

0 komentar:
Post a Comment